腾云殿与镇南庙代表出席第14届世界大伯公节

(斯市28日讯)汶莱腾云殿与镇南庙代表日前应邀赴印度尼西亚爪哇玛琅,出席第14届世界大伯公节盛会。
此次活动吸引来自多个国家和地区的庙宇代表齐聚一堂,共同弘扬传统信仰与文化。
在为期数日的行程中,汶莱代表团除参与世界大伯公节的核心祭祀与庆典仪式外,还受邀出席了永安宫200周年庆典的欢迎宴与晚宴,并参加大伯公节奉献礼等系列活动。
透过这些活动,代表团不仅深切感受到当地民众对传统信仰的虔诚与尊重,也与来自世界各地的同道展开了广泛交流。
其间,各国代表互相交换纪念品,以示友好与祝福,进一步增进彼此之间的情谊和合作关系。
汶莱代表团的出席不仅彰显了腾云殿对海外宗教与文化盛事的重视,也体现了汶莱腾云殿积极融入国际交流的平台作用。代表该殿出席者有汶莱腾云殿名誉顾问王亚兴、会务顾问林长兴、副董事长程永年及财政林丰斌,以及汶莱镇南庙理事。
他们一致表示,此行收获颇丰,不仅加深了与其他庙宇的联系,也为推动文化传承与跨国交流奠定了坚实的基础。
世界大伯公节是一年一度的活动。世界大伯公节去年是在澳门举行,而明年则将在马来西亚柔佛州举行。

 

Source: https://uniteddaily.my/zh/9335255f-737e-4f19-92f9-a69ef7821ac7

東華三院參加第十四屆世界大伯公節

東華三院參加第十四屆世界大伯公節

第十四屆世界大伯公節暨永安宮200周年慶典於9月26日至28日印尼泗水瑪瑯市隆重舉行。

除印尼外,還有來自新加坡、馬來西亞、中國、中國香港、中國澳門、汶萊和緬甸等多個國家及地區,合共迎100所廟宇宮觀的代表出席參加盛會。

作為香港唯一的廟宇代表,東華三院油麻地福德祠亦是以大伯公(福德、土地)為主神的廟宇,亦受邀派員參加大伯公節的各項活動,包括奉獻禮、遊神盛會、文化研討會議及晚宴等,獲益良多。

source: https://temples.tungwahcsd.org/latest-events/detail?id=2428

Kemeriahan Kirab Budaya 200 Tahun Kelenteng Eng An Kiong Kota Malang

Kemeriahan Kirab Budaya 200 Tahun Kelenteng Eng An Kiong Kota Malang
Muhammad Aminudin – detikJatim
Sabtu, 27 Sep 2025 13:30 WIB
Perayaan 200 tahun Kelenteng Eng An Kiong, Kota Malang
Perayaan 200 tahun Kelenteng Eng An Kiong, Kota Malang (Foto: Muhammad Aminudin.detikJatim)
Malang -Ribuan orang dari penjuru dunia datang memeriahkan perayaan 200 tahun Kelenteng Eng An Kiong, Kota Malang. Perayaan ini juga diikuti kirab budaya melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Malang.

Perwakilan panitia, Kevin Chistian Chandra menyampaikan, sejumlah tamu dari berbagai daerah, bahkan luar negeri, mulai sudah berdatangan untuk meramaikan momentum bersejarah ini.

Peringatan dua abad Kelenteng tertua di Malang ini, sekaligus menjadi rangkaian World Tua Pek Kong Festival ke-14. Panitia menyebut, tamu internasional yang hadir diperkirakan mencapai 1.300 hingga 1.500 orang.

source: https://www.detik.com/jatim/budaya/d-8132961/kemeriahan-kirab-budaya-200-tahun-kelenteng-eng-an-kiong-kota-malang

Dewa Sedunia Ikut Peringati HUT Ke-200 Kelenteng Eng An Kiong

Rombongan kirab adat dan budaya perayaan 200 tahun Kelengteng Eng An Kiong melintasi jalanan Kota Malang pada Sabtu (27/9) lalu.
Rombongan kirab adat dan budaya perayaan 200 tahun Kelengteng Eng An Kiong melintasi jalanan Kota Malang pada Sabtu (27/9) lalu.

 

 

MALANG KOTAPerayaan 200 tahun Kelenteng Eng Ang Kiong terasa lebih istimewa. Sebab tahun ini kelenteng ini sekaligus menjadi tuan rumah pelaksanaan World Tua Pek Kong Festival ke-14. Pertemuan akbar para pemuja Kongco Buddha Janshan atau Tua Pek Kong dari berbagai negara itu dihadiri 5.000 partisipan dari sejumlah negara di dunia.Kongco Buddha Janshan atau Tua Pek Kong diyakini sebagai dewa yang menjaga tanah dan wilayah. Untuk itu, perayaan kali ini didominasi kuat oleh agama dan kebudayaan daerah. Sebab Tua Pek Kong adalah dewa utama simbol perlindungan, kesuburan, dan berkah bagi masyarakat.

 

Salah satu rombongan tamu mengantarkan patung dewa mereka menuju Kelenteng Eng An Kiong.

 

Acara penutupan digelar Jumat (26/9) lalu. Sejak pukul 08.00, Kelenteng Eng Ang Kiong melakukan penerimaan Kinsin Tamu baik dari dalam atau luar negeri. Selain itu, perayaan kali ini juga dihadiri utusan dari tujuh negara. Yaitu Singapura, Malaysia, Macau, Hongkong, China, Brunei Darusalam, dan Myanmar.

Kevin Christian Chandra, Perwakilan Panitia Peringatan 200 Tahun Kelenteng Eng Ang Kiong mengatakan jika puluhan budaya khas kelenteng hingga nusantara dibawa berjalan sepanjang 4,5 kilometer.

Momentum perayaan 200 tahun Kelenteng Eng Ang Kiong kali ini bukan hanya perayaan agama. Namun mereka juga mengemasnya menjadi momen budaya lintas bangsa. Untuk itu akan banyak akulturasi budaya Tionghoa dan budaya lokal Malang di dalamnya.

Jajaran petinggi Kelenteng Eng An Kiong dan Bupati Singkawang berfoto bersama di atas panggung.

 

“Penutupan kemarin sekaligus penyerahan bendera Tua Pek Kong Festival ke tuan rumah selanjutnya, yaitu Malaysia,” lanjut Kevin. Acara yang digelarnya terbilang sangat sukses. Sebab wajah para tamu undangan begitu semringah hingga acara selesai. (aff/mas)

Source: https://radarmalang.jawapos.com/kota-malang/816639432/dewa-sedunia-ikut-peringati-hut-ke-200-kelenteng-eng-an-kiong

3000名参与者参加玛琅市永安宫200周年庆典游行

和平日报,2025年9月28日,玛琅市——永安宫200周年 庆典于昨日(9月27日)隆重举行。今年的庆典恰逢第十四届世界大伯公节。众所周知,今年永安宫迎来了来自各国的“大伯公”信徒,盛大聚会。 

 

昨天下午,来自八个国家的代表参加了纪念永安宫基金会成立200周年的仪式和文化游行。除印度尼西亚外,还有来自新加坡、马来西亚、澳门、香港、中国、文莱达鲁萨兰国和缅甸的代表。 它们代表了 52 个三法礼拜场所 (TITD)。 

 

 大约有 3,000 名参与者参加的游行于下午 1:30 开始。这条5.5公里的路线从Eng An Kiong Temple开始,然后经过Gatot Subroto Street、Trunojoyo Street、Kertanegara Street、Tugu Square、Merdeka Timur Street、Kauman Street、Hasyim Asyari Street、Pasar Besar Street,然后返回寺庙。

“(这次游行)也是一种仪式。愿国家平安,人民平安。”永安宫基金会主席鲁迪·潘说道。昨天的游行中,参与者抬着来自泰米尔纳德邦宗教事务委员会(TITD)的60尊佛像。每尊佛像都代表着参与者所信仰的一位神灵。 

玛朗市的几位文化艺术从业者也参与了此次游行。来自宗邦(Jombang)福良宫(Hok Liong Kiong Temple)的费布丽娜(Febrina)是游行的参与者之一,她对参与活动非常热情。她带着100名庙里的人来到玛朗。“我们邀请玛卓(Mak Cho)神灵加入我们的游行队伍,”她说。

在将雕像抬往玛朗之前,他的团队举行了一个仪式。仪式的目的是询问神灵是否愿意参加在玛朗举行的活动。雕像下方放了两张纸。“答案是‘是’或‘否’;一边说‘是’,另一边说‘否’。碰巧的是,神灵同意了,”他说。他很欣赏在玛朗举办的活动,因为它为来自不同地区和国家的参与者提供了一个交流的平台。 

来自马来西亚的参与者Leo Chengkai也表达了类似的感激之情。“我们一共37个人,”他说。他的团队带着一尊雕像参加了昨天的游行。他告诉《爪哇邮报》马朗分社,他喜欢马朗的氛围。“这里的人们也非常热情地欢迎我们,”他补充道。

(雨林编辑,来源:爪哇邮报)

Source: https://www.hepingribao.id/home/2025/09/28/3000%E5%90%8D%E5%8F%82%E4%B8%8E%E8%80%85%E5%8F%82%E5%8A%A0%E7%8E%9B%E7%90%85%E5%B8%82%E6%B0%B8%E5%AE%89%E5%AE%AB200%E5%91%A8%E5%B9%B4%E5%BA%86%E5%85%B8%E6%B8%B8%E8%A1%8C/

Perayaan 200 Tahun Kelenteng Eng An Kiong Kota Malang: Kedatangan Arca dari 52 Kelenteng Internasional Mendapat Sambutan Hangat

DISAMBUT: Arca Kong Tek Cun Ong dari Kelenteng Yue Yang Tang, Semarang tiba di Kelenteng Eng An Kiong, kemarin siang. Selain arca, ada ribuan tamu yang bakal hadir dalam perayaan 200 tahun Kelenteng.
DISAMBUT: Arca Kong Tek Cun Ong dari Kelenteng Yue Yang Tang, Semarang tiba di Kelenteng Eng An Kiong, kemarin siang. Selain arca, ada ribuan tamu yang bakal hadir dalam perayaan 200 tahun Kelenteng.

 

MALANG KOTA Arca milik para tamu perayaan 200 tahun Kelenteng Eng An Kiong dan World Tua Pek Kong Festival ke-14 mulai berdatangan, kemarin (26/9). Mereka disambut tarian dua barongsai kuning lengkap dengan musik ritmis dari gendang, gong, simbal dan asap dupa. Setelah memberi salam, para tamu menuju pintu utama kelenteng untuk memanjatkan doa penghormatan di depan patung dewa Tua Pek Kong.

Total bakal ada 2.500 tamu dari dalam negeri. Serta 1.500 perwakilan dari tujuh negara mulai Singapura hingga Myanmar yang ambil bagian. Ribuan tamu yang berpartisipasi itu berasal dari 52 kelenteng. Diperkirakan ada 60 arca milik tamu yang saat ini berkumpul di Kelenteng Eng An Kiong.

”Setiap kelenteng memang membawa dewa atau leluhur mereka masing-masing,” kata Kevin Christian Chandra, Perwakilan Panitia Peringatan 200 Tahun Kelenteng Eng An Kiong. Arca yang dibawa dari tiap kelenteng itu menjadi simbol spiritualitas dan keberadaan dewa dalam perayaan.

Membawa arca adalah bentuk sembah bakti umat kepada dewa pelindung atau leluhurnya. Itu sebagai bentuk rasa syukur, hormat, serta pengakuan kekuatan spiritual yang mereka yakini. Selain itu, arca yang hadir juga melambangkan kebersamaan dan bertujuan mempererat persaudaraan antar kelenteng.

”Kehadiran arca juga kami yakini membawa berkah, perlindungan, serta energi positif,” lanjut Kevin. Puluhan arca yang dijajarkan di pelataran kelenteng, dan menjadi pusat doa serta ritual perayaan. Arca yang hadir juga membuat perayaan terasa lebih sakral dan terhubung kuat dengan nilai keagamaan.

Salah satu yang hadir yakni Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Yue Yang Tang dari Semarang. Mereka membawa arca Kong Tek Cun Ong, dewa kebaikan dan kebajikan dalam tradisi Tionghoa. Dewa itu dikenal sebagai sosok yang menegakkan kebenaran, memberi perlindungan, serta menuntun umat berbuat baik.

”Kami menawarkan kepada para dewa siapa yang berkenan berangkat. Ternyata kali ini dewa Kong Tek Cun Ong yang bersedia,” ujar Wanye, salah satu umat dari Kelenteng Yue Yang Tang. Caranya, mereka menanyakan kepada Kongco atau Makco melalui lemparan dua buah kayu kecik.

source: https://radarmalang.jawapos.com/kota-malang/816627971/perayaan-200-tahun-kelenteng-eng-an-kiong-kota-malang-kedatangan-arca-dari-52-kelenteng-internasional-mendapat-sambutan-hangat

Simbol Persaudaraan dan Perdamaian di Kirab Budaya 200 Tahun Klenteng Eng An Kiong Malang dan Tua Pek Kong World Festival ke-14

Simbol Persaudaraan dan Perdamaian di Kirab Budaya 200 Tahun Klenteng Eng An Kiong Malang dan Tua Pek Kong World Festival ke-14

 

MALANGRatusan orang tumpah ruah di Kota Malang untuk menyaksikan Kirab Budaya 200 Tahun Klenteng Eng An Kiong yang dirangkai dengan Tua Pek Kong World Festival ke-14, Kamis (25/9/2025). Acara akbar ini bukan sekadar ritual budaya, melainkan simbol persaudaraan dan doa bagi perdamaian dunia.

Kevin Christian Chandra, panitia kegiatan, menuturkan bahwa momentum ini sangat bersejarah. “Klenteng Eng An Kiong telah berusia 200 tahun. Perayaan ini adalah wujud syukur sekaligus kesempatan bagi generasi muda untuk terlibat menjaga warisan budaya,” ujarnya.

Lebih dari sekadar tradisi, kirab ini diyakini membawa berkah bagi Kota Malang. Prosesi ritual sekaligus menegaskan keberadaan Klenteng Eng An Kiong sebagai pusat spiritualitas, budaya, dan kebersamaan warga lintas generasi.

Peserta dari Asia Tenggara

Kirab-Budaya.jpg

Kirab kali ini diikuti oleh perwakilan negara-negara Asia, mulai dari Hongkong, Makau, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Vietnam, hingga Myanmar. Ribuan mata tertuju pada barisan meriah yang melintasi jalur utama kota: dimulai dari Klenteng Eng An Kiong di Jalan Gatot Subroto, lalu melewati Jalan Trunojoyo, Jalan Kertanegara, kawasan Tugu, Jalan Majapahit, Jalan Merdeka, hingga kembali ke depan klenteng sebagai titik finis.

Kevin menambahkan, ritual ini merupakan penghormatan kepada Dewa Bumi, sosok yang diyakini menjaga keseimbangan dan keberkahan sebuah wilayah. “Dewa Bumi adalah dewa yang paling dekat dengan manusia, karena bersemayam di tanah yang kita pijak,” ungkapnya.

Warisan untuk Generasi Muda

Selain menghadirkan nuansa spiritual, kirab budaya ini juga menegaskan pesan penting bagi generasi muda: menjaga klenteng sebagai warisan budaya. Nilai-nilai spiritual, tradisi, dan persaudaraan yang terkandung di dalamnya diyakini dapat menjadi bekal untuk memperkuat identitas sekaligus harmoni sosial di masa depan.

Gunawan Putra Wirawan, Ketua Komda Jawa Timur, menekankan bahwa perayaan ini adalah ajang mempererat persaudaraan komunitas Tua Pek Kong, baik di Indonesia maupun dunia. “Kirab budaya ini tujuannya membangun persaudaraan yang lebih erat, demi perdamaian bersama. Malang pun membuktikan bisa kompak, selaras dengan pemerintah daerah dan masyarakatnya,” katanya.

Dengan semangat itu, Kirab Budaya 200 Tahun Klenteng Eng An Kiong dan Tua Pek Kong World Festival ke-14 tidak hanya menjadi pesta budaya, melainkan juga jembatan persaudaraan lintas negara dan doa tulus bagi perdamaian umat manusia.(*)

Source: https://timesindonesia.co.id/peristiwa-daerah/556753/simbol-persaudaraan-dan-perdamaian-di-kirab-budaya-200-tahun-klenteng-eng-an-kiong-malang-dan-tua-pek-kong-world-festival-ke14


Sumber: TIMES INDONESIA

木雕神龛遭白蚁侵蚀 . 伯公庙引进中国石雕神龛

(诗巫19日讯)诗巫永安亭大伯公庙旧有的木雕神龛因遭白蚁严重侵蚀,庙方决定从中国引进石雕神龛来替代木雕神龛,并将福德正神及众神像暂时迁移至柜台前方,方便信徒上香膜拜。

庙方负责人今早受访时说,相信是该庙靠近江边、地势较为潮湿关系,导致供奉福德正神及众神像的旧有木雕神龛都难逃被白蚁侵蚀的命运,尽管庙方每年都有聘请害虫专家上门消灭白蚁,但还是无补于事。

“考虑到木雕神龛已有十七八年历史,加上白蚁侵蚀情况,担心将来会造成不必要的安全隐忧,因此理事会议决采用石雕神龛,除了耐久使用,也不易损坏,更能一劳永逸地解决白蚁问题。石雕神龛从中国引进,也符合我们追求工艺精美的条件,目前石雕神龛已从厦门下船,预计本月尾或下个月初会运抵诗巫。”

福德正神及众神像目前暂时迁移至柜台前方,让信徒上香膜拜;待石雕神龛工程完成后,就会迁回到原位。

重新进行打地基工程

负责人说,石雕神龛的总重量达17吨,为了能承担起石雕神龛的重量,庙方决定在原有的神龛处重新进行打地基工程,目前也先挖了6个“基座”,估计每条地基是80呎长,地基工程费用获得热心人士赞助,预计这个星期内展开地基工程,将在一个星期内完工。

他相信在进行地基工程期间,并不会影响庙方的行政及运作,因此还是会照常开放,为了安全起见,庙方会在工程范围内拉起红白警示线,也提醒善男信女要注意安全。

他称,石雕神龛及相关的整体工程耗资50万令吉,庙方也已向外募捐,赞助数额多少都欢迎,可向办公室职员接洽。另外,庙方也欢迎善男信女认捐神龛构件,包括有神龛顶盖、背景浮雕图(中)、背景浮雕图(左边)、背景浮雕图(右边)、龙柱(中间左侧)、龙柱(中间右侧)、前排左侧柱、前排右侧柱、后左侧柱、后右侧柱、左侧窗(有福字)、右侧窗(有福字);剩余的构件皆随缘认捐。所有认捐者姓名将收录在该庙特刊,认捐超过1000令吉者的名字将刻于特制铜板上悬挂在庙内。

诗巫永安亭大伯公庙会庙前扩建设计图及相关文件已提交给土地测量局及诗巫市议会寻求批准。

伯公庙前扩建设计图 呈土地局市议会寻求批准

诗巫永安亭大伯公庙负责人称,该庙庙前扩建设计图及相关文件已经确定,接下来会提交给土地测量局及诗巫市议会寻求批准通过。

负责人今早受访时说,基于该庙前方的广场空间不敷使用,特别是拜天公或是进行祭祀庆典活动时,场地难免有些拥挤,无法容纳更多的人数,因此早期就有意愿向政府当局申请扩建,而扩建范围是从天公炉开始至码头浮箱处。他相信该庙在完成扩建工程后,将会成为另一个诗巫旅游景点。

诗巫永安亭大伯公庙庙前将进行扩建工程,庙前地段属于河流局管辖,庙方向诗巫河流局申请后获得批准,而移开码头浮箱的工程及费用须由该庙承担。目前尚未确定浮箱最终迁移地点,须等待河流局的答复。

Source:https://sarawak.sinchew.com.my/news/20241119/sarawak/6081683

 

 

Donation option / 捐款方式

秘書處工作人員將聯絡您

–  認捐超過 RM1,000 的善信,其芳名將刻於特製銅板,並懸掛於廟內。認捐少於 RM1,000 的善信,其芳名將刊登於特刊及官方網站。

<認捐後,請索取收據.>

華族傳統信仰瑰寶-放眼伯公節擴展全球

(诗巫28日讯)诗巫永安亭大伯公庙主席兼世界大伯公节联谊会主席孙春富指出,大伯公民间信仰是华族传统信仰的文化瑰宝,随著华族从中国大陆移民到东南亚各国落地生根而逐渐发展成为多姿多彩的民间信仰文化,并融入浓厚的本土色彩、丰富其内涵,并与当地其他宗教信仰相融合、互相学习,达到多元宗教信仰共存共荣的目标,各宗教之间和谐相处,成为世界多元宗教信仰的典范。

“大伯公节起源于砂拉越诗巫永安亭,之后延伸到沙巴、西马,直达东南亚诸国及中国、香港、澳门、台湾,希望有朝一日可以扩展到世界各地,凡是有华人生活的地方,便有大伯公庙的设立,并跻身于世界信仰文化的舞台,相信这个崇高目标指日可待。”

孙春富说,永安亭倡议的“一海一庙”民间信仰旅游及大伯公福德正神庙宇的地理分布等理念,也得到大家认同及实践。通过旅游参访,大家互相交流经验、互相观摩、互相学习,从而促进之间的友谊、加深了解,达到神与神之交汇,人与人之交流之境界。

保护庙宇见证文物标记

孙春富是受邀出席由澳门庙宇节庆文化促进会承办的2024年第13届世界大伯公节庆典致辞时说,在东盟国家及邻近区域,一座庙就是代表一群华人的足迹。鉴于这历史的因素,我们这一代华人有重大的责任和使命来保护好我们的庙宇, 因为它是是华裔移民的见证文物和标记。另一方面,这十多年来,各地域十分重视各自庙宇重建、重修和整理,庙周围的环境也得到妥善保护,并提升内部的管理机制、加强行政管理效力,这些都是大伯公节庆典带来的良好果效。

大伯公节的起源地在马来西亚砂拉越诗巫,从倡议发展壮大到成为大伯公信徒认同的节日,迄今已有15年,这个富有历史性的纪念大伯公诞辰及缅怀南来移民先贤的艰苦奋斗精神,也已深入人心,大家皆认定这是南来华裔同胞共同庆祝的节日。这个成绩是十多年来大家努力奋斗、得来不易的成果,大伯公节文化薪火必须永续传承,我希望同道们能够百尺竿头,更上一层楼

孙春富披露,在2007年,砂拉越诗巫永安亭大伯公庙庆祝永安亭重建110周年纪念庆典,获得全砂各地福德祠友庙踊跃参加。由于大伯公信徒日益增多,他于是在年庆典交流会上倡议,将每年农历三月廿九日订为“大伯公节”, 作为大伯公信徒共同欢庆的节日。当时,砂拉越68间大伯公庙代表一致表示支持,共同议决由砂拉越各大伯公庙宇轮值主办常年的大伯公节庆典。

纳入砂旅游年历

孙春富说,在2009年,砂拉越民都鲁福德祠首开先河,成功主办“第1届全砂大伯公节”,大伯公节也被纳入砂旅游年历。在2012年,大伯公节庆典从砂拉越转移至沙巴,西马半岛多间福德祠,众宫庙也派代表参与其盛,庆典名称也由“全砂大伯公节”改为“马来西亚大伯公节”。

在2014年,马来西亚槟城宝福社主办“第六届马来西亚大伯公节”,由此,大伯公节庆典从东马移师到西马,获得印尼、新加坡、汶莱、台湾、中国、越南及缅甸等国家地区的福德祠宫庙热烈响应,大伯公节得到全马及东南亚国家地区宫庙的认可,更突显了“大伯公节”庆典的广泛性和连续性。</p>

今年庆典澳门举行

在2017年,马来西亚砂拉越诗巫永安亭大伯公庙继2010年之后再次承办大伯公节,,鉴于参与庆典的人数越来越多而易名为“世界大伯公节”,配合该庆典晚宴也隆重推介第9届世界大伯公节筹委会参访实录《一海一庙耀神采》一书。从2020至2022年,因全球冠病疫情而停办庆典,并于2023年复办,而今年的第13届庆典首次跨出大马在澳门举行,至于2025年将在印尼举办。

福德正神大伯公(也称“土地公”)是华人民间信仰重要的神祇之一,威灵显赫。华族先贤当年下南洋谋生、开荒拓土、披荆斩棘,最终开枝散叶,更为侨居地作出极大的贡献。先贤们感激土地的孕育及滋养,供奉大伯公神明、焚香膜拜,极尽感恩之情。福德正神的信仰见证华族移民一代又一代的发展进程,大伯公信仰可概括成一部华人南来的血泪史。

source: https://sarawak.sinchew.com.my/news/20240629/sarawak/5722425